Senin 04 Desember
Melihat akhir tahun yang sudah dekat dan awal tahun yang lain memberi kita perspektif unik tentang betapa singkat dan cepatnya hidup kita. Masa kini kita akan segera menjadi masa lalu kita saat masa depan tiba dan menjadi "masa kini" kita, dan itu akan terjadi entah kita siap atau tidak. Transisi tahunan ini dapat memicu sejumlah emosi, salah satunya bisa jadi ketakutan akan masa depan. Dunia merasakannya setiap tahun, tetapi orang yang beriman dapat mempertahankan keyakinan yang tidak dimiliki orang lain.
Dunia punya cara untuk membuat rencananya sendiri, terlepas dari Tuhan. Namun, sebagai orang Kristen, kita hidup di dunia tetapi bukan bagian darinya. Tidak ada cara untuk mengetahui apa yang akan terjadi besok, minggu depan, bulan depan, atau tahun depan. Menjadikan Tuhan bagian integral dari rencana kita melindungi kita dari bencana. "Lihatlah, kamu yang berkata, 'Hari ini atau besok kami akan pergi ke suatu kota dan akan tinggal di sana setahun. Kami akan berbisnis di sana dan mendapat untung.' Bagaimana Anda tahu seperti apa kehidupan Anda esok hari? Kehidupan Anda seperti kabut pagi—kabut itu muncul sebentar, lalu menghilang. Apa yang seharusnya Anda katakan adalah, 'Jika Tuhan menghendaki kami, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.' Jika tidak, kamu membanggakan rencana-rencanamu yang dibuat-buat, dan semua kemegahan seperti itu adalah jahat." (Yakobus 4:13-16, NLT).
Kita sudah terbiasa melihat kejahatan dan tragedi terjadi di lingkungan eksternal kita. Kita membuat kesalahan saat kita berfokus padanya; fokus ini dapat menimbulkan begitu banyak ketakutan dalam diri kita sehingga kita lupa bagaimana membuat rencana untuk menghadapi masa depan dengan sukses. Apa yang kebanyakan orang lupa adalah bahwa percaya kepada Tuhan membawa keberhasilan pada semua rencana yang diilhami Tuhan.Percaya pada Raja dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala jalanmu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.(Amsal 3:5, 6). Membiarkan Dia membimbing langkah kita membuat kita aman.
Allah mengasihi kita dan ingin menunjukkan kasih karunia kepada kita, yang merupakan kebaikan-Nya yang tidak layak diterima dan tidak diperoleh dengan usaha. Definisi kasih karunia yang lebih dalam adalah penyediaan yang berlimpah dan tidak layak diterima dari operasi kasih Allah yang tak terbatas dan tak terbatas yang bekerja melalui Yesus Kristus bagi umat manusia, terutama bagi mereka yang bergantung kepada-Nya. Kasih karunia memampukan kita untuk percaya diri di tengah dunia yang penuh ketakutan.Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.(Ibrani 4:16). Dengan kondisi dunia saat ini, masa depan tanpa kasih karunia Allah sungguh mengerikan dan membawa bencana.
Selama pelayananNya, Yesus bernubuat tentang seperti apa dunia akan berkembang. "Dan Anda akan mendengar tentang perang dan kabar-kabar tentang perang. Berhati-hatilah supaya kamu tidak gelisah, karena semua hal ini harus terjadi, tetapi akhir belum tiba. Untuk Bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan akan bangkit melawan kerajaan. Dan akan ada kelaparan, wabah penyakit, dan gempa bumi di berbagai tempat…Dan kemudian banyak orang akan tersinggung, akan saling mengkhianati, dan akan saling membenci. Kemudian banyak nabi palsu akan muncul dan menipu banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin." (Matius 24:6, 7, 10-12, NKJV). Saat itu telah tiba. Namun, terlepas dari apa yang kita lihat di sekitar kita, tidak ada yang perlu ditakutkan ketika kita mengandalkan Tuhan.
Masa depan suram bagi mereka yang tidak mengenal Tuhan dan tidak ingin untuk mengenal-Nya. Hal yang sebaliknya terjadi pada orang-orang yang memilih untuk bersandar kepada-Nya. Membiarkan Dia memimpin kita maju memberi kita kedamaian, harapan, dan sukacita di tengah-tengah semuanya.
Dapatkan inspirasi dengan kitab suci dan nugget meditasi mingguan kami, yang dibuat untuk memperkuat iman Anda, memberdayakan perjalanan Anda dengan Tuhan, dan menyediakan kitab suci yang terfokus untuk praktik meditasi Anda sepanjang minggu. Terapkan kitab suci ini dalam kehidupan Anda, ingatlah setiap hari, nyatakan secara konsisten, dan saksikan hasil yang transformatif.
Gereja Pengubah Dunia Internasional © 2026